Download

google_language = ‘en’

Aniaya Tiga Siswa, Guru di Bojonegoro Dipolisikan

Bojonegoro - Gara-gara menganiaya tiga muridnya, Purwanto (45) guru SMPN Kedung Adem Bojonegoro harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, guru anarkis tersebut dilaporkan ketiga orangtua siswa yang tidak terima dengan penganiayaan ini.Tiga siswa yang dianiaya itu adalah Ariana Istiqomah (13), Muhammad Anang Setiawan (14) dan Rinda Puspita (14). Ketiganya siswa kelas 8 SMPN Kedung Adem. "Kami ingin guru yang telah melakukan penganiayaan ini mendapat hukuman yang setimpal dengan apa yang telah dilakukannya," kata Arif, orangtua dari Ariana Istiqomah saat melapor ke Polsek Kedung Adem. Informasi yang dihimpun, penganiayaan oleh guru Purwanto terhadap tiga muridnya sudah terjadi sejak Kamis (14/7/2011) lalu. Awalnya, ketiga siswa ingin melihat siswa baru yang sedang mengikuti MOS (masa orientasi siswa) melalui jendela sekolah. Namun upaya itu dihadang oleh Manda, anak kandung guru Purwanto yang juga sekolah di SMP setempat. Hingga terjadi cekcok antar mereka.

Ternyata peristiwa itu dilaporkan ke Purwanto oleh Manda. Dan setelah itu, ketiga siswa dipanggil ke ruang BK oleh Purwanto. Di ruangan itu, ketiganya ditampar dan dipukuli oleh sang guru. Bahkan, bibir Anang Setiawan sampai berdarah akibat tamparan sang guru. Ternyata aksi kekerasan itu diketahui oleh siswa lain. Yang selanjutnya dilaporkan kepada orangtua Arif. Dan ketiga orangtua siswa itupun kemudian mendatangi sekolahan untuk melakukan klarifikasi. Namun saat di sekolah malah mereka ditantang oleh Purwanto yang mengaku tidak takut jika peristiwa tersebut dibawa ke ranah hukum. Karena jengkel, ketiga orangtua ini pun mendatangi Polsek Kedung Adem untuk melapor. "Pelapor dan terlapor masih menjalani pemeriksaan. Dan jika terbukti bersalah, pelaku bisa dijerat dengan pasal penganiayaan serta pasal tentang perlindungan anak," tegas Kapolsek Kedung Adem AKP Suyono.

http://surabaya.detik.com/read/2011/07/16/173143/1682721/475/aniaya-tiga-siswa-guru-di-bojonegoro-dipolisikan, Sabtu, 16/07/2011 17:31 WIB

Besar Mana Remunerasi TNI atau Polri?

VIVAnews - Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebentar lagi akan bersuka cita. TNI dan Polri mendapatkan tunjangan kinerja (remunerasi) yang sebentar lagi akan cair. Dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, kedua instansi itu telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dampaknya, pemberian remunerasi itu dapat melambungkan pendapatan anggota TNI dan Polri. Tunjangan itu di luar gaji pokok TNI dan Polri. Di antara kedua instansi tersebut? Siapa yang mendapatkan tunjangan lebih tinggi?

Menurut data VIVAnews.com, dalam Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2010 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), disebutkan tunjangan kinerja TNI terdiri atas 19 kelas jabatan. Kelas jabatan tertinggi atau 19 mendapatkan tunjangan kinerja sebesar Rp29,22 juta. Untuk kelas di bawahnya yaitu ke-18 sebesar Rp21,64 juta, kelas 17 (Rp17,47 juta), dan kelas 16 mendapat tunjangan Rp12,94 juta. Sementara itu, untuk kelas jabatan di tengah-tengah seperti kelas jabatan 9 mendapatkan tunjangan kinerja Rp2,24 juta. Dan untuk kelas jabatan terendah mendapat remunerasi Rp924 ribu untuk kelas jabatan 2. Selanjutnya, menurut Peraturan Presiden No. 73/2010 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kepolisian Negara RI mendapatkan tunjangan tertinggi sebesar Rp21,3 juta di kelas jabatan 18. Untuk kelas di bawahnya yaitu kelas 16 sebesar Rp16,21 juta, kelas 15 (Rp8,57 juta), dan kelas 14 sebesar Rp6,23 juta. Untuk kelas di tengah-tengah atau kelas 8 mendapatkan tunjangan sebesar Rp1,45 juta dan kelas paling rendah atau ke-2 mendapatkan tunjangan kinerja Rp553 ribu. Berikut perbandingan tunjangan kedua instansi itu:

No

Kelas Jabatan

Tunjangan Kinerja TNI

Kelas Jabatan

Tunjangan Kinerja Polri

1

19

Rp29.226.000



2

18

Rp21.649.000

18

Rp21.305.000

3

17

Rp17.471.000

17

Rp16.212.000

4

16

Rp12.942.000

16

Rp11.790.000

5

15

Rp9.586.000

15

Rp8.575.000

6

14

Rp7.101.000

14

Rp6.236.000

7

13

Rp5.462.000

13

Rp4.797.000

8

12

Rp4.202.000

12

Rp3.690.000

9

11

Rp3.232.000

11

Rp2.839.000

10

10

Rp2.693.000

10

Rp2.271.000

11

9

Rp2.245.000

9

Rp1.817.000

12

8

Rp1.870.000

8

Rp1.453.000

13

7

Rp1.626.000

7

Rp1.211.000

14

6

Rp1.414.000

6

Rp1.010.000

15

5

Rp1.230.000

5

Rp841.000

16

4

Rp1.118.000

4

Rp731.000

17

3

Rp1.016.000

3

Rp636.000

18

2

Rp924.000

2

Rp553.000

19

1

-

1

-

Sumber: vivanews.com, Selasa, 25 Januari 2011

Crop Circle di Sleman; Ratusan Orang Naik Bukit Demi 'Jejak UFO' DIY

VIVAnews - Ratusan orang menjejali lokasi persawahan yang memiliki jejak geometris aneh di Dusun Jogomangsan, Jogotirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga rela mendaki bukit untuk melihat crop circle atau pola simetris berbentuk lingkaran yang diduga lokasi pendaratan UFO dari atas. Pantauan VIVAnews.com, tiga bukit mengapit lokasi jejak geometris aneh di lokasi itu sejak Senin 24 Januari 2011, pagi. Bukit terpendek menjadi lokasi favorit warga untuk melihat jejak aneh itu dari atas. Untuk naik ke atas bukit, warga membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Belum lagi ditambah jalan yang licin dan sedikit berbahaya. Warga memilih naik ke bukit Gunung Suru, karena pemandangan dari atas tampak terlihat jelas. Lokasi yang diduga jejak pendaratan UFO berada di atas sekitar enam sampai tujuh petak sawah yang siap panen. Sawah yang menjadi jejak geometris aneh itu berada di sebelah barat pinggiran jalan pedesaan. Kini, ratusan warga masih berjejalan di lokasi yang menjadi pusat perhatian. Tali tambang membentang di lingkaran jejak aneh itu. Tali itu untuk membatasi agar tidak ada warga yang masuk ke lokasi. Hingga kini belum ada penjelasan ilmiah terkait jejak aneh di Sleman itu. Seorang warga Edi Winarno yang sempat masuk ke lokasi bersama pemilik sawah menceritakan kesaksiannya. Kata dia, pola yang terbentuk sangat rapi, tidak ada padi yang patah. "Saat itu tanah di situ terasa hangat, kalau dari bentuknya seperti pesawat luar angkasa," kata Edi kepada VIVAnews.com.

Crop Circle Sleman Terbentuk Sabtu Malam

Crop circle atau pola simetris yang terbentuk di persawahan Berbah, Sleman, diduga terbentuk pada Sabtu 22 Januari 2011 malam. Ngadiran (60 tahun), salah satu pemilik sawah, menyatakan, pada Sabtu tengah malam itu sudah melihat padi di sawahnya rubuh. "Tidak tahu kejadiannya jam berapa," katanya ditemui di dekat lokasi, Senin 24 Januari 2011. Awalnya, Ngadiran mengira padinya rubuh karena dilewati hewan besar yang turun dari Merapi. Namun paginya, setelah melihat potret dari seorang anak bernama Rozi memotret dari ketinggian, terlihat bahwa padi yang rubuh itu membentuk detil misterius yang mirip fraktal. Pemilik sawah yang lain, Fahrurrozi, menyatakan pola itu membentang di enam kotak sawah. Satu kotak sawah berukuran 10x10 meter. Kini area persawahan di mana pola aneh itu terbentuk dipagari tali rafia oleh warga. Tak boleh ada yang masuk. Seorang warga Edi Winarno yang sempat masuk ke lokasi bersama pemilik sawah menceritakan kesaksiannya. Kata dia, pola yang terbentuk sangat rapi, tidak ada padi yang patah. "Saat itu tanah di situ terasa hangat, kalau dari bentuknya seperti pesawat luar angkasa," kata Edi. Namun Edi menyangsikan jika pola misterius itu adalah akibat dari pendaratan UFO. "Tapi persoalannya ada di bawah jaringan kabel Sutet, bagaimana pesawat bisa mendarat ya?" kata dia.

Sumber: VIVAnews.com, Senin 24 Januari 2011

Sekjen PAN Apresiasi Wacana Duet Ani-Hatta

VIVAnews - Sekretaris Jenderal PAN Taufik Kurniawan mengapresiasi wacana yang menduetkan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa dengan Ani Yudhoyono. Namun, PAN lebih memilih fokus pada konsolidasi internal. "Kami mengharapkan situasi internal tetap solid melakukan kerja untuk rakyat. Sekarang sedang konsolidasi langkah strategis. Belum pikirkan itu (duet Hatta-Ani)," kata Taufik, Selasa 4 Januari 2011. Menurut Taufik, tahun ini sebaiknya dioptimalkan untuk fokus kinerja pemerintahan. "Jangan buat bingung rakyat dengan saling lempar wacana, khawatirnya menyangkut yang konkret dalam pembangunan malah terbengkelai," katanya. Pada kesempatan itu, Taufik pun mengomentari komunikasi intensif yang dilakukan PDI-P dengan Demokrat. Dia menilai hal ini masih dalam taraf wajar. "Komunikasi tidak bisa halangi siapapun." Setidaknya ada tiga partai besar, baik langsung ataupun tak langsung, melempar nama capres-cawapres ke publik, yaitu Demokrat, PDI-P, dan Golkar. Ruhut Sitompul, dari Partai Demokrat, misalnya menggaungkan kemungkinan pencalonan Ani Yudhoyono, istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selanjutnya, PDIP melalui Taufik Kiemas juga memunculkan nama Puan Maharani, putri semata wayangnya dengan Megawati Soekarnoputri, sebagai cawapres 2014 dari kaum muda. Golkar pun lewat Ketua DPP-nya Priyo Budi Santoso pernah mengungkapkan nama Aburizal Bakrie sedang dipertimbangkan internal partai untuk dimajukan sebagai capres 2014. Tentu, dengan catatan apabila yang bersangkutan bersedia. Sejauh ini, kata Priyo, Aburizal belum menyatakan kesediaannya.

Sumber: Vivanews.com, Selasa, 4 Januari 2011

Rahasia Pernikahan Bahagia : "No Sex Before Marriage"

Jakarta (ANTARA News) - Studi terbaru menyimpulkan bahwa pasangan yang tidak berhubungan seks sebelum menikah akan memiliki hubungan yang lebih kuat di masa depan. Para peneliti di School of Family Life, Brigham Young University di Utah Amerika Serikat mewawancarai 2.035 suami-istri soal hubungan intim pertama mereka. Analisa hasil wawancara menunjukkan bahwa pasangan yang berhubungan intim setelah jadi suami-istri, memiliki hubungan yang jauh lebih sehat dibandingkan yang mulai bersetubuh sejak awal pacaran. Pasangan yang melakukan "no sex before marriage" punya 22 persen lebih tinggi dalam stabilitas hubungan, 20 persen lebih baik dalam tingkat kepuasan hubungan, Mereka juga 15 persen lebih bagus dalam kualitas seks dan 12 persen lebih bagus dalam komunikasi suami-istri. Bagaimana terhadap pasangan yang mulai berhubungan intim setelah mereka lama pacaran, tapi sebelum jadi suami-istri? jawabnya, hanya setengah dari angka-angka di atas. Menurut para peneliti, hubungan seks sebelum menikah artinya pasangan terlalu menekankan soal fisik dalam hubungan mereka, bukannya soal percaya, setia, dan komitmen.

Profesor Dean Busby, pemimpin penelitian itu, mengemukakan "Banyak penelitian dengan topik tersebut memfokuskan diri pada pengalaman individu tentang seks. Hubungan pasangan bukanlah sekedar seks, dan penelitian kami menemukan bahwa mereka yang menunggu hingga jadi suami-istri akan lebih bahagia dalam aspek seksual. Saya pikir ini karena mereka lebih dulu belajar untuk bicara satu sama lain dan melatih diri untuk menyelesaikan masalah." Pendapat tersebut didukung oleh Mark Regnerus, penulis buku "Premarital Sex in America". Menurut dia, pasangan belum menikah tapi sudah berhubungan intim, banyak merasakan hubungan mereka tak cukup terbangun. Ini mereka rasakan saat waktunya hubungan harus lebih stabil dan saling percaya. "Apapun agama mereka, menunggu hingga jadi suami-istri akan membuat proses komunikasi jadi lebih baik dan meningkatkan mutu stabilitas hubungan pada jangka panjang dan kepuasan menjalani hidup dengan pasangan." (A038/A038/BRT)

Sumber: Antara, Jumat, 24 Desember 2010

Hermawan Kartajaya: Nabi Muhammad Itu Berkarakter Pemasaran

Surabaya (ANTARA News) - Ahli pemasaran (marketing) Dr (HC) Drs Ec Hermawan Kartajaya MSc FCIM (UK) menilai Nabi Muhammad SAW itu merupakan seorang nabi yang memiliki karakter marketing. "Sebagai pemeluk Katholik, nabi saya saja bukan ahli perdagangan, tapi Nabi Muhammad SAW itu pedagang dan dalam dirinya melekat karakter pemasaran," katanya di Surabaya, Rabu. Setelah penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa di bidang filsafat pemasaran dari ITS kepada dirinya, ia mengatakan Nabi Muhammad SAW itu bukan hanya pedagang, tapi dia memiliki karakter Al Amin atau jujur. "Al Amin itu karakter, dan karakter itu melebihi `branding` (merek)," kata penggagas Museum `Marketing 3.0` berkelas dunia di Ubud, Gianyar, Bali itu. Menurut penulis buku-buku marketing yang diterjemahkan dalam 20 bahasa non-Bahasa Inggris itu, marketing itu bukan hanya penjualan atau kalkulasi untung-rugi, namun marketing itu meliputi rasional, emosional, dan spiritual. "Karena itu, saya menggagas marketing 3.0 atau perusahaan dengan spiritual yakni kejujuran. Jadi, marketing itu bukan hanya rasio dengan produk yang bagus, atau marketing juga bukan hanya emosional dengan produk yang memuaskan, tapi kejujuran juga menentukan," katanya. Didampingi Rektor ITS Surabaya Prof Ir Priyo Suprobo, pendiri MarkPlus Inc itu mengaku orang menyangka perkembangan internet akan mendorong untuk berbuat tidak jujur. "Bagi saya, hal itu justru sebaliknya, karena internet akan memaksa orang menjadi beragama, karena siapa saya yang tidak jujur akan menjadi sangat transparan dan tidak ada yang bisa disembunyikan," katanya.

Namun, katanya, gagasan "Marketing 3.0" yang mengedepankan kejujuran itu masih banyak dicibiri orang, karena mereka belum percaya, sebab ada orang yang tidak jujur tapi sukses. "Saya yakin, ke depan, marketing yang berkesinambungan itu dibangun atas dasar rasionalitas, emosional, dan spiritual. Kalau tidak jujur akan sulit disembunyikan, apalagi orang Indonesia itu pengguna facebook nomer dua dan pengguna twitter nomer enam di dunia," katanya. Bahkan, ia meyakini Marketing 3.0 yang merujuk pada karakter Nabi Muhammad SAW itu akan membuat marketing di Indonesia lebih maju daripada negara lain, termasuk Amerika. "Nanti, orang Amerika harus `iqra` (membaca atau belajar) tentang pemasaran kepada orang Indonesia," katanya, didampingi Direktur Nanyang Technopreneurship Center, Singapura, Hooi Den Huan PhD. Dalam kesempatan itu, Rektor UI Prof der Soz Gumilar R Somantri menilai Hermawan Kartajaya merupakan doktor kehormatan yang Islami daripada orang Islam sendiri. "Beliau lebih Islami, karena filsafat marketing yang digunakan dari ajaran Islam, karena itu masyarakat Muslim hendaknya belajar kepada beliau untuk lebih meyakini keindahan Islam itu," katanya.

Sumber: Antara, Kamis, 16 Desember 2010

Parpurna RUUK DIY; Politisi Senayan: Mendagri, Turun dari Podium

VIVAnews - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menjadi salah satu orang yang paling dikecam publik belakangan ini karena lontaran komentar-komentarnya terkait Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta. Kecaman publik tersebut tak disangka merembet ke Senayan hari ini. Saat sang menteri baru naik ke podium sebagai wakil Pemerintah untuk memberikan sambutan dalam Sidang Paripurna DPR RI sehubungan dengan disahkannya RUU Partai Politik yang baru, kecaman sudah berdatangan. Belum sempat ia memberikan sambutan, Sidang Paripurna mendadak gaduh. "Turun! Turun! Bapak harus turun!" beberapa anggota DPR berteriak dari kursi mereka dalam sidang, Kamis 16 Desember 2010 itu. Mendagri pun terdiam di depan podium sambil mengamati situasi yang memanas. Pimpinan sidang, Wakil Ketua DPR Pramono Anung, mencoba untuk menetralisir suasana. "Tolong interupsi ditahan dulu. Mendagri di sini sebagai wakil Presiden," kata Pramono. Namun ketegangan tak kunjung mereda. Mendagri tetap memberikan sambutan singkat. Intinya, ia berterima kasih kepada DPR karena telah menyelesaikan pembahasan RUU Parpol bersama pemerintah. Sambutan itu tak lebih dari semenit, dan Gamawan segera turun dari podium untuk menyerahkan draf RUU Parpol -- yang kini telah menjadi UU -- kepada pimpinan sidang. Tak berlama-lama, ia pun keluar dari ruang sidang. Di luar ruang sidang, Mendagri tampak geram. "Katanya negara demokrasi., lantas kenapa saya tidak boleh berbicara? Saya ini di sini karena ditugaskan oleh Presiden untuk berbicara!" kata mantan Gubernur Sumatera Barat itu tanpa tendeng aling-aling. "Saya kecewa! Saya tidak boleh bicara, tapi dia (anggota dewan) boleh bicara. Saya ini Menteri Dalam Negeri, maka saya wajib bicara! Pemerintah diam dibilang salah, mau menjelaskan juga salah!" kata Gamawan dengan nada tinggi.

Gamawan tak menampik apabila kemungkinan dirinya dijadikan sasaran tembak oleh lawan-lawan politiknya untuk di-reshuffle. "Saya tak takut. Tolong catat, saya punya harga diri!" kata sang menteri dengan emosi tinggi. Sebelumnya, saat pembukaan sidang paripurna, anggota DPR dari Fraksi PDIP, Arya Bima, sempat melontarkan kritikan pedas kepada Mendagri. Ia menilai Mendagri terlalu latah dan tidak bersikap negarawan karena mengatakan aksi puluhan ribu rakyat Yogya yang turun ke jalan pada 13 Desember kemarin, tidak mewakili aspirasi seluruh warga Yogya yang berjumlah jutaan. "Saudara tidak bisa melihat secara komprehensif. Ini menunjukkan kependekan akal Saudara!" kata Arya dalam interupsinya. Seandainya interupsi Arya tak dipotong pimpinan sidang, mungkin ia masih akan melontarkan rentetan kata-kata pedas lainnya. Sekjen PDIP sekaligus Ketua Fraksi PDIP, Tjahjo Kumolo, juga ikut mengecam Gamawan. "Mendagri sebagai pembina politik rupanya tak paham aspirasi politik, karena menafikan sikap politik DPRD Yogya yang sah. Apa dia mau mengebiri peran DPRD?" kata Tjahjo sebelum sidang paripurna dimulai. Mendagri pun menjawab segala kecaman yang ditujukan kepada dirinya itu. "Masyarakat Yogya kami hargai. Tapi kami juga punya konsep yang harus dihargai. Itulah demokrasi. Saya menghormati dan tidak pernah mengecam rakyat Yogya," ujarnya.

Sumber: vivanews.com; Kamis, 16 Desember 2010

Kapal Induk Bisa Lintasi Jembatan Selat Sunda

VIVAnews - Keberadaan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang akan dibangun mulai 2013 dipastikan tidak akan mengganggu pelayaran internasional. Hal itu dikarenakan dengan ketinggian sekitar 80 meter di atas permukaan laut, kapal terbesar dunia masih bisa berlayar. Menurut Direktur Utama PT Bangungraha Sejahtera Mulia (BSM) Agung R Prabowo, hasil kajian BSM mengindikasikan bahwa jarak bebas vertikal yang diukur dari permukaan laut hingga dasar dek jembatan yang ada di tengah bentang utama JSS adalah 81,75 meter. Sedangkan panjang bentang utamanya 2.200 meter. "Ini berarti kapal-kapal terbesar seperti USS Enterprise dan Queen Mary-2 masih dapat berlayar tanpa gangguan di bawah JSS," ujar Agung kepada VIVAnews di Jakarta. Untuk kapal penumpang RMS Queen Mary 2 mempunyai panjang 345 meter, lebar 45 meter, dan tinggi 72 meter. Sementara kapal militer induk USS Enterprise mempunyai panjang 342 meter, lebar 77,1 meter, tinggi 75 meter. "Kedua kapal itu kapal paling besar di antara kapal besar dunia." Berdasarkan kajian pra studi kelayakan, disebutkan berdasarkan pengalaman Prof.DR Hasjim Djalal ketika diundang berkunjung ke kapal induk USS Abraham Lincoln yang sedang melintasi Selat Sunda dari Singapura ke Samudera Hindia pada April 2008. Kapal induk raksasa tersebut melintas Selat Sunda di sebelah timur Pulau Sangiang di luar sumbu Alur Laut Kepulauan Indonesia - 1 (ALKI-1), tetapi tetap dalam batas 25 mil dari sumbu ALKI-1.

Salah satu alasannya adalah menurut radar mereka, di bagian barat Pulau Sangiang traffic-nya cukup ramai, dan demi keselamatan kapal induk tersebut memilih lewat sebelah timur Pulau Sangiang. Pulau Sangiang terletak di tengah-tengah antara Pulau Sumatera dan Jawa. Untuk itu Agung mengusulkan pentingnya pengaturan lalu lintas kapal. Hal itu untuk keselamatan dan kelancaran pelayaran internasional, dan untuk memperkecil risiko struktur JSS terlanggar oleh kapal yang lewat. "Maka perlu dipertimbangkan penerapan "traffic separation scheme' yang dilengkapi dengan sistem pandu navigasi di Selat Sunda," ujarnya. Seperti diketahui, sisi Barat Selat Sunda dinyatakan sebagai bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia - 1 (ALKI-1) dimana hak pelayaran dan penerbangan internasional dikui, akan tetapi hak tersebut tidak mempengaruhi kedaulatan Indonesia atas ALKI tersebut. Menurut Pasal 53 ayat 6 Konvensi Hukum Laut 1982, Indonesia dapat menetapkan traffic separation scheme untuk keselamatan pelayaran bagi kapal-kapal yang melalui jalur-jalur pelayaran yang sempit dalam ALKI. (hs)

Sumber: vivanews.com, Kamis, 2 Desember 2010

Jatim Duduki Peringkat Ketiga Kasus HIV/AIDS

Surabaya (ANTARA News) - Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat ketiga kasus HIV/AIDS secara nasional selama periode Januari-September 2010 setelah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Kepala Dinas Kesehatan Jatim, dr Dodo Andono, di Surabaya, Rabu, mengatakan, selama periode tersebut, jumlah penderita HIV/AIDS di daerahnya itu mencapai 27.062 orang. Penderita terbanyak berada di Kota Surabaya yang mencapai 743 orang. Disusul Kabupaten Jember (360), Kabupaten Malang (325), Kabupaten Pasuruan (304), dan Kabupaten sidoarjo (298). Berdasarkan jenis kelamin, jumlah penderita HIV/AIDS terdiri atas laki-laki 2.730 orang atau 66,8 persen dan perempuan 1.357 orang (33,2 persen). Dalam periode tersebut jumlah penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia sebanyak 1.211 orang (22,6 persen). Penularan HIV/AIDS paling banyak akibat kontak darah melalui transfusi darah, kontak seksual, dan penularan ibu kepada bayinya yang terjadi melalui tali pusat saat melahirkan. "Penularan HIV/AIDS juga terjadi pada pasangan heteroseksual dan pemakaian jarum suntik secara bersama-sama," kata Dodo. Pihaknya bertekad memberantas HIV/AIDS dengan menyediakan fasilitas berupa klinik tes dan konseling secara sukarela (VCT), pengobatan, dan perawatan para penderita di rumah sakit terdekat. Peringatan Hari AIDS se-Dunia diisi dengan peresmian ruang Unit Perawatan Intermediate Penyakit Infeksi (UPIPI) di RSUD dr. Soetomo Surabaya oleh Wagub Jatim Saifullah Yusuf. Menurut Wagub, pihaknya akan terus membenahi rumah sakit terutama milik Pemprov Jatim untuk meningkatkan pelayanan perawatan kepada para penderita HIV/AIDS. Ia juga mengajak pemerintah kabupaten/kota bersama-sama menanggulangi HIV/AIDS agar penderitanya tidak sampai menumpuk di rumah sakit milik Pemprov Jatim. "Pemerintah terus mempercepat pemenuhan akses informasi, pencegahan, perawatan, dukungan, dan pengobatan untuk semua pengidap HIV/AIDS," katanya. (M038/K004)

Sumber: Antara, Rabu, 1 Desember 2010

YLKI: Keluhan Layanan Telekomunikasi Tertinggi Ketiga

Jakarta (ANTARA News) - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat keluhan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi masih tinggi, bahkan menempati urutan ketiga setelah perbankan dan kelistrikan. "Sampai hari ini pengaduan terkait telekomunikasi yang masuk ke YLKI masih tinggi, di urutan ketiga setelah perbankan dan PLN," kata Agus Sujatno dari Divisi Publikasi YLKI saat peluncuran Lembaga Swadaya Masyarakat Konsumen Telekomunikasi Indonesia (LSMKTI) di Jakarta, Rabu. Menurut Agus, pengaduan masyarakat terkait sektor telekomunikasi rata-rata mencapai 100 pengaduan per tahun. "Yang tidak melakukan pengaduan (memilih diam) tentu lebih besar jumlahnya," katanya. Menurut Agus, persoalan yang dikeluhkan semakin lama semakin bervariasi seiring dengan adanya berbagai layanan yang diberikan penyedia jasa telekomunikasi. "Yang termasuk besar adalah pengaduan konsumen yang merasa pulsanya dipotong secara sepihak untuk jasa layanan tertentu yang sebenarnya tidak mereka inginkan, seperti RBT (ring back tone atau nada sambung pribadi)," katanya. Selain itu, kata Agus, pengaduan lain yang cukup banyak adalah terkait buruknya kualitas koneksi internet, yang sangat tidak sesuai dengan yang dipromosikan operator.

Sementara itu Ketua LSMKTI Denny AK menyatakan, sekarang kedudukan antara konsumen dengan penyedia jasa layanan telekomunikasi sangat tidak seimbang. "Konsumen berada pada posisi yang lemah, hanya menjadi obyek aktivitas bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya," katanya. Dikatakannya, contoh paling nyata adalah terjadinya kartel SMS yang melibatkan hampir seluruh operator jasa telekomunikasi yang telah dinyatakan bersalah oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). "Kartel SMS ini ternyata telah merugikan konsumen Indonesia dengan total kerugian Rp2,827 triliun mulai tahun 2004 hingga 2007," katanya. Menurutnya, faktor utama penyebab lemahnya posisi konsumen adalah rendahnya tingkat kesadaran konsumen terhadap haknya. Di sisi lain, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) terkesan kurang memberikan pemihakan yang cukup kepada konsumen. Ia mencontohkan kasus tindak penipuan yang dilakukan PT Cahaya Inti Abadi (CIA) Mobile bersama-sama PT Telkomsel berupa penyediaan layanan secara ilegal pada 2009. "Tindakan penipuan ini telah merugikan konsumen miliaran rupiah namun ternyata cukup didamaikan oleh BRTI, tidak dilanjutkan ke polisi," katanya. Karena itu, kata Denny, pihaknya akan bersinergi dengan berbagai instansi terkait, termasuk YLKI, untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen telekomunikasi, baik melalui upaya peningkatan kesadaran konsumen, advokasi, maupun pengawasan terhadap pelaku bisnis telekomunikasi. "Termasuk mengkritisi kebijakan pemerintah terkait industri telekomunikasi," katanya.(S024/S026)

Sumber: Antara, Rabu, 1 Desember 2010

HARI AIDS SEDUNIA; Selamatkan Ibu dan Bayi HIV/AIDS

Denpasar, Kompas - Sebuah langkah besar harus dilakukan masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk mencegah meluasnya penularan virus HIV/AIDS. Optimalisasi fungsi dan peran klinik voluntary counseling test (VCT) serta pelaksanaan program preventing mother-to-child transmission (PMTCT) akan menyelamatkan lebih banyak kaum ibu rumah tangga dan bayi. Pesan itu mengemuka dalam perayaan Hari AIDS Sedunia di Parliamentary’s Group on MDGs DPD di Pantai Kuta, Badung, Bali, Rabu (1/12). Acara serupa digelar di Bandung dan Jakarta. Perwakilan dari Parliamentary’s Group on MDGs DPD, Rahmat Ginanjar, menyatakan, jumlah penderita HIV/AIDS di Tanah Air terus bertambah. Hal itu merupakan lampu kuning untuk mewaspadai peningkatan jumlah kasus ataupun penderita penyakit itu. ”Tugas pemerintah bersama pihak-pihak terkait, termasuk media massa, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang HIV/AIDS, pencegahannya, hingga reduksi penularannya. Kita semua harus lebih waspada sekaligus sadar,” katanya. Peringatan diisi dengan sejumlah kampanye berupa penempelan stiker dengan pesan kampanye anti-HIV/AIDS pada sebuah tembok bertajuk Wall of Care AIDS yang diletakkan di pinggir Pantai Kuta. Para pelancong yang tengah rekreasi juga diajak berpartisipasi. Malamnya, digelar renungan dan konser musik. Di Legian, 2 kilometer arah utara Kuta, juga digelar malam renungan, dialog, sekaligus penggalangan dana untuk pendanaan penanggulangan masalah AIDS yang diselenggarakan Bali Rainbow Community. Optimalisasi fungsi dan peran klinik VCT serta pelaksanaan program PMTCT merupakan dua hal yang dinilai paling memungkinkan untuk menyelamatkan lebih banyak kaum ibu rumah tangga dan bayi dari AIDS. Pemerintah Provinsi Bali bertekad merampungkan program penyediaan klinik VCT di 114 puskesmas di seluruh Bali. Berdasarkan catatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali, estimasi kasus HIV/AIDS di Bali hingga 2010 mencapai 7.000 kasus. Namun, total jumlah kasus yang dilaporkan ke KPA Provinsi Bali hingga Oktober 2010 hanya 3.778 kasus. Minimnya jumlah kasus yang dilaporkan diyakini sebagai fenomena gunung es.

Penemuan rendah

Sementara itu, pengurus Klinik Teratai, tempat terapi penderita HIV/AIDS, RS Hasan Sadikin Bandung, Teddy Hidayat, mengungkapkan, program penemuan dan konseling penderita HIV/ AIDS belum berjalan sesuai harapan. Hal itu terlihat dari masih tingginya jumlah penderita AIDS ketimbang HIV. ”Ini terjadi di banyak daerah. Padahal, jika penderita HIV bisa ditemukan lebih cepat, kemungkinan besar bisa menekan jumlah penderita AIDS,” kata Teddy. Dia mencontohkan kasus HIV/AIDS di Jabar hingga Juni 2010 sebanyak 5.536 orang; 2.148 orang menderita HIV dan 3.388 orang mengidap AIDS. Teddy mengharapkan peran serta pemerintah dan masyarakat untuk memperbanyak penemuan dan konseling, khususnya di lingkungan rentan HIV/AIDS, seperti kalangan pekerja seksual dan waria. Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jawa Barat Fita Rosemary mengatakan, ”Estimasi populasi rawan tertular HIV masih tinggi. Di Jawa Barat, hingga 2006 estimasinya 20.980 orang dan kemungkinan terus bertambah.” Dari pelayanan dan pemanfaatan klinik VCT, para pemangku kepentingan di daerah dapat melakukan evaluasi mengenai penanggulangan masalah ini. Pokja Humas dan Informasi KPA Provinsi Bali Prof I Nyoman Mangku Karmaya menyatakan, optimalisasi program PMTCT di kalangan ibu hamil positif HIV penting guna mengurangi risiko penularan HIV dari ibu ke bayi menjadi 1-3 persen. Tanpa program PMTCT, risiko penularan itu bisa mencapai sekitar 30 persen. Sementara di Banten, jumlah kasus HIV/AIDS terus naik. Hingga Oktober 2010, jumlah pengidap HIV/AIDS ada 1.749 orang—90 orang di antaranya meninggal dunia. (LUK/ BEN/CHE/CAS)

Sumber: Kompas, Kamis, 2 Desember 2010

Laman Inilah yang Membuat Resah AS

VIVAnews - Wikileaks mulai mengunggah (upload) bocoran komunikasi diplomatik rahasia pemerintah Amerika Serikat (AS) sejak Minggu, 28 November 2010. Bocoran laporan itu membuat AS resah, namun pengelola laman itu tetap tidak peduli. Bagi mereka, pengungkapan itu menunjukkan bahwa sikap AS dan sekutu-sekutunya tidaklah selalu seperti yang selalu muncul di publik. "Mulai Minggu, 28 November lalu, Wikileaks mulai mempublikasi 251.287 bocoran komunikasi kawat dari kedutaan-kedutaan besar AS. Ini merupakan dokumen berkatagori rahasia terbesar yang pernah diluncurkan di ranah publik. Dokumen ini akan memberi pandangan yang tak terduga mengenai aktivitas luar negeri pemerintah AS," demikian pengantar Wikileaks, yang didirikan oleh Julian Assange, di tampilan yang berjudul "Secret US Embassy Cables." Wikileaks tidak menyebut siapa yang membocorkan dokumen-dokumen itu dan apakah data tersebut benar-benar valid. Masalahnya, pemerintah AS tidak membantah maupun membenarkan bocoran itu. Menurut stasiun televisi CNN, saat ditanya mengenai bocoran data-data itu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, PJ Crowley, hanya mengatakan bahwa bukanlah kebijakan AS untuk mengomentarinya. Namun, selain Wikileaks, sejumlah media massa di AS dan Eropa juga mempublikasikan dokumen-dokumen rahasia itu.

Wikileaks mengungkapkan bahwa satu set lengkap dokumen itu terdiri dari 251.287 data dan terdiri dari 261.276.536. "Ini tujuh kali lebih banyak dari 'The Iraq War Logs,' yang merupakan bocoran informasi rahasia yang sudah dipublikasikan sebelumnya," tulis Wikileaks. Dokumen itu menghimpun laporan kawat diplomatik dari tanggal 28 Desember 1966 hingga 28 Februari 2010. Laporan ini berasal dari 274 kedubes, konsulat, dan kantor misi diplomatik AS di mancanegara. Dokumen ini, menurut Wikileaks, mengungkapkan kontradiksi antara citra AS di mata publik dengan apa yang terjadi di belakang layar. "Ini menunjukkan bila rakyat suatu negara demokrasi ingin pemerintah merefleksikan harapan-harapan mereka, maka mereka harus melihat apa yang sebetulanya terjadi di balik layar," demikian maksud Wikileaks dalam mempublikasikan bocoran dokumen itu. Menurut Wikileaks, pemerintah AS diketahui telah memberi peringatan kepada sejumlah pemerintah - termasuk yang paling korup sekalipun - di penjuru dunia mengenai potensi bocornya dokumen itu. Dalam keterangannya, pemerintah AS khawatir bahwa publikasi terbaru dari Wikileaks tidak saja membahayakan keselamatan para diplomat AS di luar negeri. "Pengungkapan demikian menimbulkan risiko bagi diplomat kami, kalangan profesional intelijen, dan orang-orang lain di penjuru dunia yang datang ke AS terkait dengan upaya memperjuangkan demokrasi dan pemerintahan terbuka," demikian pernyataan Gedung Putih.

Sumber: vivanews.com, Senin, 29 November 2010

Chairul Tanjung: 5 Sektor Usaha Paling Moncer

VIVAnews - Pemilik kelompok usaha CT Corporation, Chairul Tanjung, memperkirakan lima sektor bisnis yang bakal tumbuh signifkan dalam beberapa tahun mendatang. Kelima sektor bisnis yang paling menggiurkan itu adalah media, otomotif, jasa keuangan, ritel, dan kesehatan. "Pertumbuhan kuat akan terjadi pada semua sektor," kata Chairul dalam seminar bertajuk BNI Economic Outlook 2011 di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Senin, 29 November 2010. Menurut Chairul, potensi pertumbuhan kelima sektor tersebut terutama dipicu meningkatnya produk domestik bruto (PDB) per kapita masyarakat Indonesia yang saat ini sebesar US$3.000 per kapita menjadi US$8.000 per kapita pada 2015. Di sektor otomotif, CT sapaan Chairul Tanjung mengatakan, pertumbuhan sudah mulai terlihat pada tahun-tahun terakhir. Tahun ini, penjualan mobil diperkirakan bisa menembus lebih dari 700 ribu unit. Bahkan, PT Astra International Tbk memperkirakan penjualan mobil bisa mencapai 760 ribu unit. "Penjualan ini merupakan rekor yang pernah tercapai sampai saat ini," kata CT. Sementara itu, dia menambahkan, penjualan sepeda motor akan tumbuh menjadi delapan juta unit pada 2011. Untuk sektor media, CT memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang membaik ikut meningkatkan kegiatan promosi produk. Bahkan, persaingan di industri itu akan semakin sengit, sehingga prospek industri media akan makin besar. Salah satu sektor yang juga akan memperoleh momentum pertumbuhan luar biasa adalah jasa keuangan. Industri ini tumbuh besar karena porsi deposito terhadap PDB Indonesia sampai saat ini masih relatif kecil.

Selain industri perbankan, sektor jasa keuangan lain juga akan semakin tumbuh, karena industri asuransi yang berkembang saat ini masih relatif kecil. Padahal, potensi di industri tersebut cukup besar. CT juga memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan akan diikuti dengan pertumbuhan sektor perdagangan ritel. Dengan tanpa melupakan perdagangan pasar tradisional, industri ritel akan tumbuh signifikan, bahkan lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk Indonesia, CT memperkirakan industri kesehatan juga bakal mengalami pertumbuhan signifikan. Makin besarnya PDB per kapita masyarakat Indonesia, secara otomatis akan menyebabkan makin tingginya kesadaran terhadap kebutuhan kesehatan. "Jika dulu orang tidak bisa makan karena tidak punya uang, ke depan orang mempunyai uang tapi tidak bisa makan karena mereka tidak sehat," ujarnya. Meski meramalkan lima sektor tersebut akan tumbuh signifikan pada masa mendatang, CT menilai masih banyak tantangan yang harus diselesaikan pemerintah. Tantangan tersebut di antaranya situasi ekonomi Amerika Serikat dan Eropa, perang kurs, akselerasi pembangunan infrastruktur, serta masalah pendidikan yang masih rendah. "Pada 2011 masih akan lebih baik, meski banyak tantangan. Masalah geopolitik akan menjadi salah satu faktor penunjang," kata CT. (hs)

Sumber: vivanews.com, Senin, 29 November 2010

Komunitas Samin Usulkan Tokohnya Jadi Pahlawan Nasional

Blora (ANTARA News) - Komunitas Samin yang dikenal dengan nama Sedulur Sikep, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar Samin Surosentiko dikukuhkan sebagai pahlawan nasional. "Ajaran Samin tidak hanya dikenal di Blora, tetapi juga menyebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, di antaranya mengajak pengikut dan masyarakat melawan Belanda yang sering bertindak kasar dan memeras rakyat," kata tokoh Sedulur Sikep, Pramugi Prawiro Wijoyo, di Blora, Jawa Tengah, Senin. Menurut dia, ajaran yang diberikan Samin Surosentiko adalah ajaran budi pekerti luhur dan perlawanan kepada penjajah Belanda tanpa senjata, dengan menggali potensi lokal masyarakat yang jujur dan suka menolong untuk mengembangkan ajarannya. "Manurut kami, dia layak sebagai pahlawan nasional, sebab Samin merupakan sosok pejuang yang membawa pencerahan dengan caranya sendiri. Saya sebagai orang yang dituakan dari 500 orang anggota Sedulur Sikep di Desa Sambongrejo, saat ini sedang mengonsep usulan secara tertulis untuk diajukan," katanya. Bupati Blora Djoko Nugroho, mengatakan, setuju dengan usulan tersebut dan akan berusaha meneruskan usulan Sedulur Sikep ke Pemerintah Pusat, serta berharap kekayaan lokal dan kearifan yang ada di masyarakat bisa dilestarikan. Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (DKPPOR), Suntoyo, mengatakan, usulan Sedulur Sikep tersebut sebenarnya merupakan salah satu program DKPPOR untuk memunculkan tokoh daerah ke tingkat nasional. Menurut dia, proses untuk mengangkat Samin sebagai pahlawan nasional, saat ini masih panjang, karena masih harus menggali data dan sejarah perjuangan serta kajian dan bukti kongkrit yang ada. "Dimungkinkan, harus ke Belanda untuk mencari dan menggali datanya," katanya. Dikatakannya, belum lama ini, pada Jumat (19/11), DKPPOR telah menggelar acara nonton bareng film dokumenter Samin Surosentiko di Gedung Sasana Bhakti, hasil karya sutradara Bambang Hengky, yang disaksikan bupati, muspida, muspika, dan komunitas Sedulur Sikep, serta warga Blora lainnya.(ANT-195/B010)

Sumber: Antara, Senin, 29 November 2010 11:50 WIB

Sri Mulyani: Etika Dan Integritas Jangan Dikompromikan

Jakarta (ANTARA News) - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa Indonesia masih harus belajar untuk menegakkan etika publik dan mengembangkan tradisi kebijakan publik yang bertanggung jawab dalam perjuangan membangun bangsa. "Peristiwa-peristiwa beberapa waktu lalu adalah tonggak-tonggak yang sangat berharga bagi Indonesia untuk belajar mengenai perjuangan membangun bangsa dalam menegakkan etika publik dan membangun tradisi kebijakan publik yang bertanggung jawab," kata Sri Mulyani dalam sambutan tertulis yang disampaikan saat peluncuran buku "Mengapa Sri Mulyani" di Jakarta, Jumat malam. Ia mengatakan, sebagai orang yang pernah menerima tanggung jawab jabatan publik di Indonesia dan saat ini di lembaga internasional, yakin bahwa etika dan integritas tidak boleh dikompromikan. "Saya tetap berkeyakinan bahwa memegang teguh etika dan menjaga integritas, merupakan suatu syarat yang tidak boleh dikompromikan," katanya. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang untuk memelihara nilai-nilai luhur tersebut agar tetap tumbuh kuat di Indonesia. "Kepedulian dan ketekunan adalah unsur yang sangat berharga bagi suatu bangsa untuk bisa maju dan bermartabat," katanya. Ia menyebutkan, dirinya sangat tersentuh dengan semangat sejumlah pihak yang secara tekun dan tidak kenal lelah ingin memberikan pencerahan dan peningkatan mutu etika publik di Indonesia. "Salah satu wujud pencerahan itu adalah upaya Steve Susanto yang menuliskan kembali peristiwa politik lebih setahun lalu, yang menyangkut peristiwa ekonomi dua tahun lalu," katanya.

Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa jarak Indonesia dengan Washington DC tidak akan mampu melemahkan apalagi menghapuskan rasa cinta kepada Indonesia. Sementara penulis buku "Mengapa Sri Mulyani", Steve Susanto mengatakan, penyusunan buku itu untuk memberikan pandangan yang lebih berimbang. "Setelah Sri Mulyani ke Amerika Serikat, perdebatan masalah itu hampir tidak ada lagi, namun tidak berarti tidak ada pertanyaan yang terkait dengan soal itu," kata Steve. Ketika ditanya apakah ada kaitannya dengan pencalonan pada Pemilu 2014, Steve mengatakan, hal itu di luar cakupan buku yang ditulisnya. Setelah merampungkan buku ini, Steve merencanakan untuk menyusun buku kembali dan membahas keterkaitan kasus Bank Century dan Antaboga. (A039/K004)

Sumber: Antara, Sabtu, 27 November 2010

Bibi "Jual" Keponakan Rp1,5 Juta

Surabaya (ANTARA News) - Seorang bibi tega mengeksploitasi keponakannya untuk melayani para lelaki hidung belang dengan tarif Rp1,5 juta dan sekarang ia terpaksa berurusan dengan polisi serta harus mendekam dalam tahanan. "Kami menangkap seorang wanita setelah terbukti menjual keponakannya yang masih duduk di bangku SMP," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Anom Wibowo di Surabaya, Jumat. Wanita tersebut berinisial SA (30), warga Jalan Kenjeran Surabaya. Ia berdalih akan menebus ijazah keponakannya, FI (15), yang tertahan di sekolahnya di kawasan Surabaya Timur. "Dengan dalih dan bujuk rayu bibinya, FI akhirnya mau dan bersedia dijual untuk melayani hawa hafsu pria hidung belang." tutur Anom. Di samping menangkap SA, polisi juga meringkus wanita berinisial SAR (31), warga Jalan Tambak Sari, yang bertugas mencari pelanggan. Keluarga FI memang tergolong keluarga tak berada. Ibunya saat ini tengah bekerja di luar negeri, sedangkan ayahnya seorang pekerja serabutan yang gajinya tak menentu. Dijelaskan Anom, transaksi sering dilakukan di salah satu rumah makan cepat saji kawasan Jalan Raya Darmo. Setelah sepakat tentang harga, tersangka SAR dan SA membawa korban ke hotel. "Awalnya disepakati antara tersangka dan korban hasilnya dibagi dua. Tapi sampai tiga kali kencan, uang milik korban tak diberikan dengan alasan disimpan bibinya," jelas Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Wiwik Setyaningsih. Para tersangka akhirnya berhasil ditangkap setelah polisi menerima informasi adanya praktik perdagangan anak di bawah umur melalui transaksi yang melibatkan para tersangka. Akibat perbuatan yang dilakukannya, kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 2 Jo 17 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 dan/atau Pasal 88 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 506 KUHP.(ANT-165/I007/S026)

Sumber: Antara, Jumat, 26 November 2010

Gayus Terbelit 10 Kasus

VIVAnews - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri akan melakukan gelar perkara kasus mafia pajak Gayus Tambunan pada Selasa 30 November 2010 mendatang. Polri akan mengundang Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Yunus Husein mengatakan, tim Satgas akan hadir dan memaparkan seluruh kasus Gayus Tambunan kepada Polri. Seluruh kasus Gayus? Iya, ternyata kasus Gayus bukan hanya satu atau dua kasus. "Kasus Gayus ada sepuluh, banyak sekali," kata Yunus Husein di Jakarta Pusat, Sabtu 27 November 2010. Kendati demikian, Yunus tidak merinci kasus-kasus apa saja yang membelit Gayus. Yang pasti, Satgas akan memberikan seluruh data kasus-kasus Gayus kepada Polri. "Banyak yang belum disentuh," jelas Yunus yang juga Ketua Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) ini. Saat ini, ada beberapa kasus yang membelit mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak golongan IIIA itu. Kasus-kasus itu antara mulai dari dugaan penggelapan pajak, uang miliaran rupiah yang diduga dari suap para wajib pajak, sampai pelesir Gayus dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Kasus-kasus Gayus telah menyeret sejumlah aparat penegak hukum. Mulai dari polisi, hakim, sampai jaksa. Mereka yang terseret itu sudah ditetapkan menjadi tersangka. (umi)

Sumber: vivanews.com, Sabtu, 27 November 2010

SBY Tawari BW Pimpin Komisi Kejaksaan

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menawarkan posisi di Komisi Kejaksaan bagi Bambang Widjojanto. Sebelumnya, Bambang kalah saat pemilihan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di DPR. "Saya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan berharap Bambang Widjojanto bisa pimpin Komisi Kejaksaan," kata Presiden SBY, Jumat 26 November 2010. Sebenarnya, kata dia, siapapun yang tidak diberi amanah jadi Pimpinan KPK, sudah dia siapkan posisi di Komisi Kejaksaan. "Karena dalam seleksi pimpinan KPK, keduanya [Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas] diunggulkan. Keduanya kredibel." SBY mengaku ingin memperkuat dua komisi, yakni Kejaksaan dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Dia tengah menggodok peraturan presiden untuk pemberian peran yang lebih kuat pada kedua institusi ini. "Juga kewenangan dan otoritas untuk bekerja secara efektif," kata dia. Selain itu, sambung SBY, saat ini sejumlah nama pun tengah digodok untuk masuk dalam dua komisi ini. Keinginan SBY agar Bambang bisa masuk Komisi Kejaksaan tengah diproses. "Saya yakin kalau orang seperti Bambang Widjojanto bisa memastikan Kejaksaan akan terus melanjutkan reformasi Kejaksaan," jelasnya. "Saya masih komunikasikan dengan Bambang Widjojanto. Mudah-mudahan diterima." Dalam seleksi Pimpinan KPK kemarin, Komisi III bidang Hukum DPR memilih Busyro Muqoddas sebagai pemenang. Selain itu, Busyro juga terpilih sebagai Ketua KPK menggantikan Antasari Azhar. Busyro menang setelah mengumpulkan 34 suara, sementara Bambang hanya 20 suara. (sj)

Sumber: Vivanews.com, Jum'at, 26 November 2010

MUI Tulungagung Kecam Festival "Manten Kucing"

Tulungagung (ANTARA News) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tulungagung, Jawa Timur mengecam festival manten kucing yang digelar pemerintah daerah setempat sebagai salah satu kegiatan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-805 Kabupaten Tulungagung. "Bagaimana mungkin pemerintah memfasilitasi kegiatan yang berbau syirik dan melukai hati umat Islam. Masak, kucing dinikahkan layaknya menikahkan manusia secara Islam, apalagi disertai ijab qobul dan diiringi sholawat hadrah segala," kata Wakil Ketua Cabang MUI, Maskur Kholil, Kamis. Ia menegaskan, ritual atau festival manten kucing yang diikuti 19 kecamatan se-Tulungagung beberapa waktu lalu telah melecehkan kiai dan menodai agama. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fatah Mangunsari Kedungwaru itu menjelaskan, yang menjadi sorotan MUI adalah penampilan sosok kiai yang menikahkan kucing layaknya perkawinan manusia. "Siapun boleh mengembangkan budaya. Tapi jangan sekali-kali mencampuradukan agama dengan budaya, itu (manten kucing) sama artinya melecehkan kiai," ujarnya. Kecaman serupa juga dilontarkan Sekretaris MUI, Abu Sofyan Sirojuddin. Menurut dia, pemerintah daerah dan Bupati Heru Tjahjono tidak menghiraukan peringatan MUI sebelum kegiatan yang tertuang dalam surat bernomor 115/DP-Kab/MUI-TA/2010. Padahal, surat itu disampaikan secara resmi dan ditandatangani langsung oleh ketua MUI KH Hadi Mahfud tertanggal 9 November, ternyata peringatan itu tidak diindahkan dengan tetap menggelar festival dengan menampilkan seperti sosok kiai. "Kami sudah jauh-jauh hari melayangkan surat peringatan tapi surat itu dianggap angin lalu," kata salah satu ulama paling berpengaruh di Kota Marmer itu kecewa. Dikonfirmasi terpisah, Bupati Heru Tjahjono setelah parade dakon masuk MURI mengatakan, pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Tulunggaung. Ia berjanji, kegiatan yang bisa menimbulkan kontoversi di masyarakat dan kalangan ulama tidak akan digelar lagi pada tahun-tahun mendatang. "Kami minta maaf," kata Bupati. Festival manten kucing sendiri berasal dari ritual serupa yang biasa digelar di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, namun kemasan ritual itu hanyalah berupa prosesi pemandian sepasang kucing yang secara simbolis dijodohkan di sebuah sumber mata air setempat yang disebut Coban Kromo.

Tradisi itu dilakukan warga Desa Pelam ketika sedang kesulitan air.(*)

Sumber: Antara, Kamis, 25 November 2010

Cantiknya! Foto Bromo dari Luar Angkasa

VIVAnews -- Gunung Bromo kini jadi pusat perhatian. Sebab, gunung setinggi 2.392 meter itu menyimpan potensi bahaya. Pada Selasa 23 November 2010 pukul 16.30 WIB, diputuskan Bromo berstatus Awas atau Level IV. Peningkatan status Awas kurang dari 24 jam dari peningkatan status Waspada ke Siaga yakni pada Senin 22 November pukul 23.00 WIB. Belum diketahui, apakah Bromo akan erupsi, namun sejarah mencatat berulang kali gunung ini bergejolak. Yang terakhir pada tahun 2004. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengabadikan foto satelit Merapi pada 8 Juli 2010. Gambar tersebut diambil melalui satelit IKONOS. Sementara, satelit mikro Proba milik Badan Antariksa Eropa atau European Space Agency (ESA) mengambil foto Bromo pada 19 Juni 2004. Gambar ini diambil dengan instrumen Compact High Resolution Imaging Spectrometer (CHRIS). Gambar ini sungguh cantik. Bahkan sutus environmental graffiti menobatkan foto itu sebagai satu dari 20 foto gunung tercantik di dunia. Sama seperti Merapi, bagi penduduk sekitarnya, Bromo sangat berarti. Bukan hanya soal ekonomi -- tanahnya yang subur dan daya tarik wisatanya. Diambil dari nama dewa utama Hindu, Brahma, Bromo bagi masyarakat Tengger adalah gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa. (NASA, ESA)

Sumber: Vivanews.com, Rabu, 24 November 2010